Monday, January 10, 2011

Filled Under:

Ketika Tuhan Diprotes


Ada yang yang mengusik jiwa, ketika ketiadaan, musibah, kegagalan atau cita-cita tak tercapai yang datang mendera pada seseorang. Seakan dunia mau runtuh dan hidup jadi begitu sempit, pikiran pusing, makan tak enak dan jiwa ragapun menjadi sakit. Lalu menutup diri dari manusia, malu, katanya.

Dari kata gagal ini muncul mata rantai kegagalan yang lain dan kadang Allah pun menjadi “tertuduh”, Allah tak adil, Tuhan tak mengabulkan doa , buat apa sholat, kalau sholat tak merubah nasib dan seterusnya. Allah kadang “diprotes” pada tengah malam, “Mengapa Kau biarkan ini terjadi ? Mengapa Kejadian ini terjadi ? Mengapa dan banyak pertanyaan mengapa lainnya, seakan Allah salah dalam mengatur hidup dan kehidupan ini.

Ya sering kali Allah menjadi “tertuduh ” atas kegagalan manusia mencapai sesuatu yang di inginkan dan Allah seringkali diprotes oleh orang-orang mendapat musibah atau bencana, sekali lagi seakan-akan Allah salah dalam mengatur hidup ini. Allah tak pernah salah sedikitpun, kalau Allah salah, bukan Tuhan namanya ! Mustahil Allah salah, itu bertentangan dengan logika manapun. Kalau Tuhan salah, kehidupan tak pernah ada sejak diciptakan ! Macam mana ada kehidupan kalau Tuhan salah sejak awal ?



Nyatanya, menurut geologi dan astronomi usia kehidupan di bumi ratusan juta tahun lalu dan alam alam semesta sampai tak terhingga usianya. Tak ada yang bergeser dalam sistem linkaran suria seincipun, planet-planet sejak diciptakan tetap pada orbitnya masing-masing. Wah kalau mau dipanjangkan kisahnya boleh beratus halaman.

Kembali kepada kegagalan atau musibah, seringkali terjadi, dibalik yang awalnya dikatakan musibah ternyata membawa berkah dan hikmah yang banyak. Banyak orang yang gagal pada satu bidang, ternyata kejayaan di bidang lain. Ada yang gagal di terima di suatu pekerjaan, ternyata malah kejayaan gemilang ditempat pekerjaan yang tak di duganya, terhadap pasangan yang gagalpun, seringkali mendapat pengganti yang lebih baik dari yang semula ditangisi, bahkan nyaris putus asa. Itulah rahasia Tuhan, Tuhan yang diprotes, tetap saja menyayangi hamba-hambaNya, apa lagi hamba yang beriman dan bertaqwa kepadaNya

Lagi pula kalau Tuhan diprotes… dipersilakan cari Tuhan yang lain. Atau lebih pedas lagi… keluar dari bumiKu ! hah, mau kemana kalau kita di usir dari bumi Tuhan ? Di usir manusia, masih bisa pindah ke tempat lain, macam mana kalau Tuhan yang mengusir, mau pindah ke mana ? Pindah ke Planet lain, Planetpun milikNya, lagi pula sampai detik ini belum ditemukan planet si seluruh alam semesta yang bisa ditinggali manusia seperti di Bumi !


Okey, Tuhan tetap si protes, keranana di tuduh tidak adil atau tak memberi rezeki atau anugerah. Baik, kalau memang merasa Tuhan tidak adil dan tidak memberikan rezeki bahkan protes sampai tidak menjalani ajaranNya, silalah kembalikan satu saja nikmat Tuhan yang diberikan padamu, misalnya mata. Ok… siapa yang mau matanya, maaf, buta satu aja, tidak usah dua-duanya, satu saja… pasti semua yakin tak ada yang mau ! Itu baru mata, belum mulut, telinga, hidung, lidah, kulit, jantung, paru-paru, ginjal usus, gigi, bibir, rambut, kaki, tangan, jari-jari dst. Pernahkah mencuba menghitung nikmatNya? Kalau belum, mari mencoba, ambil kertas dan tulis nikmatNya yang ada pada anggota tubuh kita saja dulu, jangan keluar, cukup pada diri kita dulu. Coba hitung… berapa banyak nikmatNya yang telah diberikan pada anggota tubuh kita ? Masihkan Tuhan di protes ?

Baik, kalau Tuhan masih juga di protes, mari kita lihat cahaya dan suara, dua aja dulu, Pernahkah kita hidup tanpa cahaya dan suara ? Pernahkah kita Tuhan meningglkan kita, tanpa cahaya dan suara ? Bayangkan, bila Tuhan mencabut cahaya dan suara dari kehidupan manusia ? Dunia akan gelap gelita dan sepiiiiiiiiiii !

Masih kurang puas juga ? Okey, mari masuk ke dalam KTM ( Sub Way ) Keretaapi bawah tanah…. nah setelah masuk… penumpang sudah di dalam kereta … tiba-tiba …. elektrik mati dan tak ada suara… bayangkan … jangankan sehari… sejam dua jam manusia akan panik luar biasa, anak anak akan menangis,tak ada suara… perempuan menjerit-jerit ketakutan …mereka menjerit sekeras kerasnya, tapi tak ada suara, tiba- tiba stress akan terjadi, manusia tiba-tiba kan menjadi kacau bilau… semua saling menyelamatkan diri, bertabrakan satu sama lain, saling injak dan maut bertebaran di mana-mana, kerana mereka tak melihat, padahal semua punya mata dan telinga, kenapa ? Karena hanya tak ada cahaya dan suara !

Masihkah tetap mengatakan Tuhan tak adil atau merasa tak punya apa-apa ? Kalau ya ? istigfarlah… masih banyak waktu untuk bertaubat, selama ajal belum menjelang...bagiku hanya nikmat Allah sebagai Tuhan..marilah kita menjadi hamba sebenar-benar hamba kepada Allah...


http://www.facebook.com/profile.php?id=100000538094606

2 comments:

  1. mira selalu suka entry site ni. tengs tau coz buat entry yang menarik. mira share untuk tatapan orang boleh tak?

    ReplyDelete
  2. maaf mira, tlmbt reply comment mira.. thx sbb sudi ziarah blog y x seberapa ni mira.. =) silakan mira... panjangkan kepada sesapa saja..=)

    ReplyDelete

Photobucket
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Copyright @ 2013 wArDaTuL hAmRa' SiTe... (^^).